Sumber : cnbcindonesia.com

Kagum, Jokowi Membangun Stadion Termegah DI Papua

Kagum, Jokowi Membangun Stadion Termegah DI Papua – Presiden Jokowi sangat memperhatikan seluruh wilayah negara Indonesia. Pembangunan infrastruktur skala besar di seluruh Indonesia bertujuan untuk mempercepat pemerataan ekonomi.

Kagum, Jokowi Membangun Stadion Termegah DI Papua

Sumber : cnbcindonesia.com

cerrrca – Ketersediaan infrastruktur akan meningkatkan kualitas hidup, mendorong pembangunan ekonomi daerah, menekan biaya logistik, dan membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan termasuk Papua.

Sebab, pembangunan infrastruktur Papua sangat aktif, sangat aktif dan sibuk. Salah satunya adalah pembangunan stadion yang akan bersaing ketat dengan stadion utama Gelora Bung Karno Jakarta. Stadion ini dibangun di antara perbukitan Kabupaten Jayapura Kecamatan Sentani Timur. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Presiden Jokowi pada Mei 2015. Stadion ini memiliki luas sekitar 13 hektar, dan total APBD di Papua mencapai Rp 1,3 triliun.

Stadion itu diberi nama Stadion Bangkit di Papua, dengan luas 71.697 meter persegi. Stadion ini dapat menampung 40.000 penonton dan juga dilengkapi dengan tempat latihan dan bangunan umum lainnya.

Dalam acara peletakan batu pertama tersebut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa proyek pembangunan venue PON Papua sangat penting artinya. Bukan hanya cabang olahraga di Papua, tapi juga di Indonesia. Ya, stadion internasional ini akan menjadi venue utama pembukaan dan penutupan pesta multi olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 yang akan digelar di Papua pada 2020 mendatang.

Tono Suratman, Ketua Umum KONI Pusat, yakin dengan progres pembangunan Stadion Bangkit di Papua, sehingga PON Papua bisa terselenggara tepat waktu. Jika pembangunannya selesai, maka akan menjadi sejarah gedung olahraga internasional terbesar kedua di Indonesia setelah Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta. “Stadion Papua Bangkit kebanggaan rakyat Papua dan Indonesia.”

Menurut Yusuf Yambe Yabdi, Kepala Dinas Olah Raga dan Pemuda Provinsi Papua, hingga Januari 2018, progres pembangunan stadion sudah mencapai 41%. Saat ini, pembangunan tribun stadion sedang dipusatkan, termasuk proses drainase lokasi penggalian dan proses penanaman rumput yang bisa dilakukan pada awal Februari 2018.

Di kutip dari kompas.com , Yusuf menjelaskan: “Delapan area sudah di area keenam, sehingga diharapkan pembangunan lantai akan dimulai pada awal Maret. Salah satunya sudah selesai.” Stadion ini rencananya akan selesai pada 2018.

Yusuf menjelaskan: “tribun Stadion di delapan area telah terbangun sampai zona 6, jadi kami berharap pembangunan tribun di lantai pertama dapat diselesaikan pada awal Maret.” Stadion ini dijadwalkan selesai pada 2018.

Baca juga : 10 Fakta Virus dan Dampaknya bagi Makhluk Hidup

Menurut gambar desainnya, Stadion Papua Bunge akan mengusung unsur lokal Papua. Berdasarkan perkembangan perusahaan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Desain 3D yang dihasilkan, stadion akan memiliki desain seperti ukiran cangkang khas Papua, dan bentuknya segitiga mengelilingi bangunan stadion.

Itu sangat keren. Stadion ini memang menandai kebangkitan rakyat Papua dan berbagai perkembangan yang mereka alami, serta pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintah. Mereka sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi. Seorang presiden sederhana yang sangat peduli dengan Papua. Pada tahun 2017 saja, Presiden sering berkunjung ke Papua dan bertemu dengan orang-orang di sana.

Untuk mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, masyarakat Papua telah mendirikan kantor kepresidenan untuk Presiden Jokowi. Gubernur Papua, Lucas Enembe mengatakan, istana kepresidenan sudah selesai dan diharapkan Presiden Jokowi dan para pemimpin negara lain langsung menggunakan istana presiden.

“Kami berharap Presiden Jokowi dapat berkantor di gedung yang kami bangun selama kunjungan kami ke Jayapura. Gedung ini sudah siap dan berfungsi normal. Kantor kepresidenan ini merupakan suatu kehormatan yang bisa dinikmati masyarakat Papua.

Karena Provinsi Papua Besar ini memangnya. tidak punya kantor seperti itu. Gedung Nasional. ”Ia berharap Presiden Jokowi bisa bekerja dan beristirahat di gedung itu saat berkunjung ke Jayapura tahun ini. Wah, masyarakat Papua sangat mencintai Presiden Jokowi. Dedikasi dan antusiasme Presiden Jokowi dalam membangun Papua tidak ada duanya. Papua tidak lagi terpinggirkan.

Papua kini mulai menikmati pembangunan seperti semua provinsi di Indonesia. Papua bukan hanya salah satu provinsi di peta Indonesia, tetapi juga menjadi faktor positif dalam mewujudkan cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah menyelesaikan pembangunan Stadion Bangkit di Papua. Gubernur Papua Petahana Lukas Enembe meluncurkan proyek Stadion Bangkit di Papua pada Jumat (23/10). Pada acara pembukaan yang diadakan di Stadion Bangkit, Papua, pejabat setempat menghadiri acara pembukaan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, manajemen PTPP juga turut berpartisipasi langsung dalam acara tersebut, antara lain Agus Purbianto, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Wakil Presiden Senior Bidang Konstruksi Andek Prabowo.

Stadion Papua Bangkit yang berlokasi di Desa Harapan, Kecamatan Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua ini awalnya dibangun untuk menyambut pelaksanaan PON XX Papua 2020. Proyek tersebut akan dilaksanakan di Papua terlebih dahulu. Stadion Papua bangkit ini dapat menampung 42.000 penonton.

Semua fasilitas stadion memiliki standar internasional, mulai dari gedung tiga lantai, lintasan dan lapangan lapangan telah lulus sertifikasi IAF, venue yang sesuai dengan standar FIFA, dan fasilitas tambahan lainnya yang langsung didatangkan dari luar negeri. Stadion ini mencakup dua area, lapangan kandang dan lapangan pemanasan. Pembangunan stadion ini didanai oleh Rp 1,3 triliun dari APBD Provinsi Papua.

Pada Oktober 2020, Stadion Bangkit di Papua resmi berganti nama menjadi Stadion Lukas Enembe. Stadion Bangkit di Papua disebut-sebut sebagai stadion terbesar kedua di Indonesia, setelah Stadion Gelora Bung Karno di Ibu Kota Jakarta.

Desain stadionnya disesuaikan dengan budaya Papua yaitu Honai. Karena keunggulannya, Stadion Bangkit di Papua berhasil masuk dalam salah satu nominasi stadion terbaik dunia yang diselenggarakan oleh media online Polandia StadiumDB. Stadion ini bersaing dengan 21 stadion lainnya dari 19 negara / wilayah.

Argus menyatakan PTPP menyelesaikan pembangunan stadion tepat waktu pada Juni 2019. Agus Purbianto (Agus Purbianto) mengatakan: “Keberadaan Stadion Papua Bangkit telah menjadi ikon (landmark) tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua (Papua).”

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasinya atas rampungnya Stadion Bangkit di Papua yang akan menjadi salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Bentuk pembangunan spesifik dari kawasan timur Indonesia.

Saat meninjau persiapan Stadion Bangkit di Papua, Jayapura, Papua, ia mengatakan: “Saya berharap stadion berstandar internasional ini dapat mendukung terwujudnya mimpi besar menjadikan Jakarta Pusat dan Jawasentris sebagai pusat Indonesia.

Pembangunan stadion tersebut untuk persiapan penyelenggaraan PON XX 2020 di Papua. Muhagir menuturkan, pembangunan stadion tersebut diharapkan dapat membawa peluang ekonomi dan peradaban ke kawasan timur Indonesia.

Muhadjir Effendy mengatakan, “Kita tahu bahwa masalah Indonesia adalah ketimpangan spasial antara kawasan timur dan barat. Pembangunan fasilitas olahraga luar biasa ini bukan hanya soal kebanggaan, tapi juga mempercepat langkahnya untuk mengejar ketertinggalan. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan dinas serta pihak terkait yang berhasil merampungkan Stadion Bangkit di Papua dalam waktu tiga tahun.

Stadion Papua Bangkit dirancang dan dibangun sesuai dengan standar Stadion Ajax Amsterdam, menggunakan rumput Italia, dan mampu menampung 42.000 orang. Rencananya stadion terbesar kedua setelah Stadion Puncano ini akan didaftarkan sebagai stadion internasional oleh FIFA. Mukhadji berkata: “Kalau ada event internasional tidak usah repot, bisa kita sediakan.”

Empat lapangan olahraga di Papua sedang dibangun. Stadion tersebut akan digunakan untuk mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 yang akan digelar di Papua mulai 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Keempat arena tersebut adalah arena air dan Istora Papua Bangkit di kawasan olah raga Kampung Harapan di Kecamatan Sentani, serta lapangan kriket dan hoki (dalam ruangan) di Stadion Doyo Baru di Kecamatan Wibb. Dan outdoor). Sebab, anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp 936,8 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam keterangan tertulisnya, Senin: “Dalam rangka mendukung PON XX 2020 di Papua, pembangunan infrastruktur harus diperhatikan secara detail mulai dari tahap desain, tahap pengembangan hingga tahap regulasi.” 2019).

Progres pembangunan salah satu venue, Istora Papua Bangkit, saat ini 25,3% atau lebih cepat dari rencana 23,4%. Sekarang, pekerjaan itu sendiri dalam tahap pengecoran meja dan memperbaiki balok penghubung. Sejauh ini, pengecoran pile cap arena kriket, pengecoran hoki dalam ruangan, pengecoran kolom beton hoki luar ruangan, dan pekerjaan templat hoki dalam dan luar ruangan hoki GWT masih dalam proses.

Selain itu, pembangunan lapangan olahraga air tersebut rencananya akan selesai pada Juli 2020. Progres pembangunannya sendiri saat ini 16,4%, dan biaya pembangunannya berasal dari dana APBN Kementerian PUPR 386,9 miliar rupiah. Kedepannya, jika venue sudah selesai dibangun akan dilengkapi dengan fasilitas kolam renang sesuai standar International Federation of Swimming, negara asal International Swimming Federation (FINA). Lapangan olah raga air dan olah raga Istora berada di dalam kawasan olah raga Kampung Harapan seluas 32 hektar. Di kompleks ini juga telah dibangun Stadion Papua Bangkit.

Fasilitas yang disediakan antara lain papan skor daari Italia, perlengkapan sistem waktu dari Swiss, dan lampu LED standar FIFA ari Jerman dengan daya 1800 Lux. Saat membangun fasilitas XX PON di Papua, empat tantangan dihadapi.

Menurut Iwan Suprijanto, Direktur Pusat Pengembangan Prasarana Pendidikan, Olah Raga, dan Pasar Ditjen Cipta Karya, tantangan yang dihadapi antara lain jarak tempuh pengiriman bahan konstruksi (kargo) yang sebagian besar berasal dari luar Papua. Dia berkata: “Lalu ada kekurangan peralatan di Papua, proses pengiriman pekerja terampil dan lokasi pemeliharaan.”

Baca juga : Resmi! Presiden Joko Widodo Meresmikan INA (Indonesia Investment Authority)

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya atas hasil pembangunan stadion tersebut. Mantan Gubernur Dakar DKI itu berharap Klub Sepakbola Papua bisa berprestasi lebih: “Ya, kalau Provinsi Papua punya stadion seperti ini, maka klub sepak bola itu tidak menang,” kata Jokowi. Stadion Bangkit di Papua memiliki luas total 13,7 hektar dan luas 71697 meter persegi. Stadion ini dapat menampung 40.000 penonton.

Presiden Joko Widodo kaget melihat betapa megahnya Staion Papua Bangkit di Desa Harapan, Desa Nolokla, Kecamatan Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. Jokowi menyambangi stadion tersebut pada 1 April 2019, saat mengunjungi para korban banjir bandang Sentani.

Saat itu, Jokowi yang sedang menuju ke Hotel Swiss-Bel di Jayapura tiba-tiba mampir untuk memeriksa Stadion Bangkit di Papua. Meski sempat mengejutkan Jokowi, karena lintasannya masih dalam tahap pembangunan, stadion tersebut belum juga rampung 100%. “Stadion Bangkit di Papua sudah mencapai 99,2%. Kami terganggu dengan curah hujan yang tinggi.

Ini sangat mengganggu pemasangan lintasan. Kemarin saat ditinjau presiden, cuaca sedang mendung. Untuk menyelesaikan pekerjaan lintasan, PT PP (Persero) sebagai kontraktor konstruksi harus mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.

“Nanti akan ada empat ahli dari luar, satu dari Korea Selatan, satu dari India, dan dua dari China. Kalau curah hujan tidak tinggi, maka April tahun ini harusnya sudah berakhir. Tapi seperti hujan ini, selesai Mei. Katanya : “2019 pasti akan selesai.

shares