Inggris Tinjau Kembali UU Judi Online

Inggris Tinjau Kembali UU Judi Online – Permainan judi telah dilegalkan oleh Inggris untuk beberapa waktu yang lalu. Namun, hal ini sepertinya tidak akan berlangsung lama. Muncul wacana bahwa Inggris akan meninjau kembali UU tentang judi online, sehingga nantinya ada kemungkinan bahwa permainan judi dan sejenisnya akan kembali dilarang untuk beredar di Inggris.

  • Peninjauan Kembali untuk Selamatkan Generasi Muda

Pemerintahan Inggris telah mengumumkan bahwa mereka akan meninjau kembali hukum yang digunakan untuk mengatur aktivitas permainan judi. Para menteri akan memeriksa aturan terkait taruhan online beserta promosinya. Hal ini bertujuan untuk melindungi lebih banyak anak muda dan meningkatkan kekuatan hukum pada bidang digital, budaya, media, dan olahraga di Inggris.

Sekretaris Kementerian Budaya, Oliver Dowden, menyampaikan bahwa aktivitas judi online adalah hal yang paling sering dilakukan oleh remaja dewasa ini. Penyampaian ini turut menyinggung tentang popularitas yang kian menanjak dari taruhan online yang ditawarkan oleh sejumlah perusahaan seperti William Hill Pic dan Flutter Entertainment. Peninjauan kembali ini rencananya akan diadakan selama Conservateive Party’s 2019.

  • Aturan Inggris dalam Permainan Judi online : Dari Ketat Menjadi Semakin Ketat

Mulanya, Inggris sangat ketat dalam melarang warganya untuk bermain judi online. Hal ini dikhususkan bagi anak muda atau remaja, sebab aktivitas berjudi dapat memberikan pengaruh negatif dalam pertumbuhan mereka. Hal ini terbukti selama dua tahun terakhir, Inggris telah memblokir penggunaan kartu kredit pada segala macam transaksi yang berkaitan dengan judi online ataupun taruhan online.

Selain itu, pemerintahan Inggris juga telah menegaskan lebih ketat terkait verifikasi umur pada mereka yang berjudi pada casino konvesional. Untuk kasus tersebut, pemerintah Inggris tengah dalam proses pengumpulan bukti. Pengumpulan bukti tersebut nantinya akan digunakan untuk meninjau kembali aktivitas bermain judi online, dan bagaimana kelanjutannya di dalam negara Inggris.

  • Peninjauan Kembali Diharapkan Bisa Dilakukan dengan Adil

Peninjauan kembali akan diumumkan nantinya pada tanggal 31 Maret. Hal ini tentu mengundang khawatir para pemain judi online, dan seluruh pihak yang terkait dalam aktivitas judi maupun casino. Sebagai bagian dari pengumuman, pemerintah Inggris juga meningkatkan batasan umur minimal bagi seseorang untuk bermain. Dari yang semula minimal 16 tahun baru bisa bermain, kini 18 tahun adalah umur minimal untuk bisa bermain.

Dewan Pengurus Judi dan Permainan Online, yang bertugas banyak dalam menangani kasus ini menyampaikan bahwa dalam peninjauan kembali, kementerian dapat berfokus secara detail terhadap kasus perjudian yang masih terus berlangsung dan resiko yang ditimbulkannya. Meskipun demikian, tetap perlu diingat bahwa judi online telah menyumbang pajak 3,2 Milliar untuk bantu ekonomi negara.

Adanya peninjauan kembali tentu mencemaskan bagi para penjudi online. Namun, pemerintahan Inggris tampaknya akan cukup objektif dalam melakukan peninjauan ini.