Sumber : bbc.com

Fakta Menarik Seputar Nyepi di Bali Saat Pandemi Covid-19

Fakta Menarik Seputar Nyepi di Bali Saat Pandemi Covid-19 – Hari Raya Nyepi berlangsung mulai Minggu (14/3/2021) hingga Senin (15/3/2021). Nyepi adalah kalender atau Tahun Baru Saka versi Bali. Hindu Nusantara, yang berbasis di Bali dan Bromo, tidak merayakannya dengan meriah.

Fakta Menarik Seputar Nyepi di Bali Saat Pandemi Covid-19

Sumber : bbc.com

cerrrca – Perayaan tersebut dilakukan dengan empat pantangan pertapaan atau Hindu. Namun seiring berlanjutnya pandemi Covid-19, ada beberapa hal yang membuat Nyepi di tahun 2021 berbeda dari biasanya.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Hari Raya Nyepi Bali di kutip dari kompas.com:

1. Larangan umat Hindu saat Nyepi

Sumber : belitung.tribunnews.com

Selama masa pertapaan, empat larangan yang diberlakukan selama periode Nepi adalah mengamati pekerjaan (tidak bekerja), mengamati Lelungan (tidak bepergian), mengamati peri (tidak menyalakan api), dan mengamati pelelangan (tidak bermain).

Karenanya, saat Nyepi, warga Bali termasuk wisatawan lokal dilarang bepergian. Jika tidak memperdulikan akibatnya, pecalang atau petugas keamanan adat yang sedang berpatroli akan menjamin keselamatan pelanggar. Kemudian, dilarang untuk tidak ribut. Hindari membuat banyak suara. Jangan terlalu banyak menyalakan lampu juga. Coba nyalakan lampu di kamar saja.

Baca juga : Nasib Para Penyandang Disabilitas pada Era Ekonomi Digital

2. Rangkaian upacara Nyepi

Sumber : jabar.tribunnews.com

Biasanya umat Hindu Bali melakukan beberapa upacara sebelum dan sesudah Hari Raya Nyingye. Selama pandemi ini, disarankan agar upacara dilakukan hanya dengan cara yang terbatas. Seperti kata Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana I Gede Pitana, Selasa (24/3/2020).

Biasanya umat Hindu akan membuat mee. Prosesi ini sangat lama dan membutuhkan air di tengah laut. Pitana berkata: Tapi sekarang kami hanya menganjurkan orang yang bertugas untuk menghindari keramaian.

Kemudian, pawai ogoh-ogoh yang biasa digelar di Nimby sehari sebelumnya juga membatalkan pengerupukan. Pawai tersebut dinilai mudah menimbulkan keramaian.

3. Internet tak Mati

Sumber : news.detik.com

Di Hari Raya Nyepi 2021, Internet WiFi pasti akan tetap aktif. Namun, data seluler dan Internet Protocol Television (IPTV) akan dimatikan selama 24 jam. Mulai pukul 06.00 WITA pada Minggu (14/3/2021) hingga pukul 06.00 WITA pada Senin (15/3/2021).

Biasanya internet akan dimatikan saat Nyepi di Bali agar bisa beribadah dengan khusyuk. Namun karena masih menjadi pandemi, maka diputuskan bahwa Internet tetap akan dibuka. Tidak hanya di tempat-tempat pelayanan penting, tapi juga di keluarga.

4. Bali yang lengang

Sumber : balipost.com

Bali akan lebih sepi dari biasanya. Jalan di Bali tidak boleh dilintasi kendaraan selain ambulans, Pekalang harus menemani ambulans saat menjalankan tugas mengantar pasien ke rumah sakit.

5. Dirindukan wisatawan

Sumber : liputan6.com

Saat Nyepi, banyak wisatawan datang ke sana untuk menikmati suasananya yang unik. Banyak dari mereka berharap mendapatkan pengalaman spiritual dengan melakukan yoga atau meditasi di Nyepi yang damai.

Karena tidak ada polusi selama 24 jam, tentu udara di Bali akan terlihat lebih bersih. Di malam hari, Anda akan melihat langit Bali yang indah penuh bintang. Keindahan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

6. Bandara yang berhenti beroperasi

Sumber : bali.bisnis.com

Bandara juga akan menghentikan sementara penerbangan selama Hari Raya Nyepi. Bandara akan ditutup selama 24 jam. Mulai Minggu (14/3/2021) mulai pukul 06.00 WITA hingga Sabtu (15/3/2021) mulai pukul 06.00 WITA.

Selain bandara, hub transportasi lain (seperti pelabuhan dan terminal) juga akan ditutup sementara pada siang hari di Nyepi. Tidak ada pesawat, kapal atau kendaraan yang dapat beroperasi selama 24 jam.

7. Keterbatasan Fasilitas

Selain bandara, ada banyak juga fasilitas penting di Bali yang ditutup. Contohnya adalah mesin ATM. Mesin ATM akan ditutup sementara mulai  hari Sabtu (13/3/2021) WITA 12.00. Mesin ATM akan kembali beroperasi mulai WITA 07.00 pada Senin (15/3/2021).

Namun layanan perbankan berbasis elektronik atau digital (seperti mobile banking) tetap dapat beroperasi seperti biasa. Selain ATM yang ditutup, tol Bali Mandala juga akan ditutup sementara selama 32 jam. Mulai Sabtu (13/3/2021) pukul 23.00 WITA baru dibuka kembali pada Senin (15/3/2021) pukul 07.00 WITA.

8. Stasiun TV dan Radio Diminta Tak Siaran

Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Bali Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali, dan DPRD Bali telah menandatangani nota kesepahaman, yang menyerukan tidak ada lagi penyiaran dan / atau penyiaran ulang pada Hari Raya Nyepi pada 14 Maret 2021. Bertujuan untuk menarik semua penyiar yang menyiarkan pada Hari Raya Nyepi dan / atau menyiarkan ulang ke wilayah Bali.

Penanggung jawab KPID Bali, saya mengerjakan Sunarsa di Kantor Komunikasi dan Informasi California, dan berkata: “Misalnya, MOU itu acara biasa, jadi menurut saya harus dilaksanakan.”

Baca juga : Sederet Fakta KLB Demokrat Diwarnai Bentrokan Usai Penetapan Moeldoko

9. Data seluler dan IPTV Dimatikan 24 Jam

Sumber : antaranews.com

Data seluler dan IPTV akan ditutup selama 24 jam, mulai Minggu (Wita) 06.00 (14/3) hingga Minggu (WIB) 06.00 pada Senin (15/3). Pramana mengatakan, Hari Raya Nyepi di Bali identik dengan terputusnya Internet dan siaran TV, sehingga Hari Raya Nyepi dapat diselenggarakan dengan arif dan khusyuk.

Layanan internet tidak hanya dibuka di titik-titik layanan penting, tetapi juga tersedia di rumah tangga di Bali.

Ia berkata: “Untuk itu, Dewa Made Indra Bali, Sekretaris Pemprov Bali, menyurati Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, memintanya untuk mendukung penghentian data seluler dan IPTV dalam Nyepi Saka pada tahun 1943.”

shares